WORKSHOP KENDALI MUTU KENDALI BIAYA DI ERA JKN DAN STRATEGI OPTIMAL KLAIM

Memuat Events

« Semua Event

WORKSHOP KENDALI MUTU KENDALI BIAYA DI ERA JKN DAN STRATEGI OPTIMAL KLAIM

April 24 @ 2:00 am - April 26 @ 11:00 am

Akhir-akhir ini angka pending klaim pasien BPJS Kesehatan meningkat di kisaran 15-20% dari angka klaim waktu sebelumnya. Pending terjadi karena berkas klaim tidak sesuai dengan kaidah klaim  yaitu kaidah administrasi, kaidah medis dan kaidah koding.

Tim case mix sebagai tim teknis klaim rumah sakit sering kali sibuk merapihkan dan melengkapi berkas klaim agar sesuai dengan kaidah klaim yang seharusnya dikerjakan dengan baik di unit terkait terutama berkas yang harus diisi oleh para profesional pemberi asuhan (PPA) yaitu perawat, nutrisionis/dietisien (ahli gizi), fisioterapis, radiografer, analis laboratorium, apoteker/petugas farmasi, pekerja sosial, dsb terutama dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP).

Salah satu yang dianggap berat dalam hal diskusi untuk kendali mutu dan kendali biaya adalah saat membuka diskusi dengan DPJP dikarenakan posisi tawar DPJP sangat vital dalam klaim pasien. Padahal tidak jarang fokus masalah dalam pending itu terkait layanan medis.

Salah satu jawabannya adalah bagaimana rumah sakit dapat membuat Clinical Pathway yang terintegrasi yang benar-benar menjadi alat untuk kendali mutu dan kendali biaya yang selama ini hanya sekedar memenuhi persyaratan akreditasi dan berkas kredensial BPJS Kesehatan.

Clinical Pathway dievaluasi secara berkala durante pelayanan dan Clinical Pathway menjadi alat komunikasi yang sangat tepat untuk berdiskusi terkait kendali mutu dan biaya dengan para PPA terutama dengan DPJP terhadap adalah variasi yang muncul saat PPA/DPJP melakukan asuhan agar tidak terjadi manajemen blaming culture.

Masalah Clinical Pathway terintegrasi tidak dapat dievaluasi selama ini adalah masih menggunakan berkas kerja yang harus diprint sehingga membutuhkan proses yang lebih panjang dan tidak efektif efisien. Untuk memitigasi hal tersebut maka Clinical Pathway Terintegrasi yang dibuat adalah bentuk template kerja yang dikerjakan on line terintegrasi yang tidak diperlukan untuk print dan sistem Clinical Pathway terintegrasi dapat dimasukkan ke SIMRS.

Pada workshop ini akan dibuka pemahaman tentang paradigma pelayanan berfokus pasien (Patient Centered Care/ PCC) yang dilansir pertama kali oleh Harvey Picker pada tahun 1988 melalui Picker Institute di Inggris.

Konsep ini mulai dikenal luas sejak tahun 2000 setelah IOM mensistimatiskan konsep PCC serta menyebarluaskan ke seluruh dunia. Untuk tercapainya pelayanan berfokus pasien, asuhan yang diberikan kepada pasien haruslah Asuhan Pasien Terintegrasi, dimana semua profesional pemberi asuhan berkolaborasi dalam menjalankan asuhan.

Manajer Pelayanan Pasien (case manager) adalah profesional dalam RS yang bekerja secara kolaboratif dengan PPA, memberi dukungan, memastikan bahwa pasien dirawat serta diberi pelayanan yang kompresensif dalam pemberian asuhan yang tepat, dalam perencanaan asuhan yang efektif dan menerima pengobatan yang ditentukan, serta monitoring evaluasi pelayanan dan perencanaan yang dibutuhkan selama maupun sesudah perawatan RS.

MPP mempertahankan kontinuitas pelayanan selama pasien tinggal di rumah sakit, staf yang bertanggung jawab secara umum terhadap koordinasi dan kesinambungan pelayanan pasien atau pada fase pelayanan tertentu teridentifikasi dengan jelas juga dalam hal evaluasi Clinical Pathway.

 TUJUAN

  1. Meningkatnya kemampuan pimpinan rumah sakit membangun konsep PCC di rumah sakit melalui pemahaman dan pelaksanaan Asuhan Pasien Terintegrasi (APT) dengan implementasi kolaborasi interprofesional dan melakukan koordinasi pelayanan melalui pemantapan fungsi DPJP sebagai Clinical leader.
  2. Meningkatnya wawasan dan pemahaman staf medis, staf keperawatan dan staf profesional lainnya akan konsep Asuhan Pasien Terintegrasi dan kolaboratif, dengan cara menerapkan pembuatan clinical pathway untuk beberapa kasus.
  3. Mampu membuat pencatatan Clinical Pathway secara digital sehingga monitoring proses asuhan bisa dikenali dari waktu ke waktu sehingga berdampak pada kendali mutu dan kendali biaya.
  4. Mengembangkan strategi optimal dalam proses klaim agar pelayanan kesehatan tetap berkualitas dan berkelanjutan berupa audit klaim durante pelayanan.

Download Undangan & TOR WS KMKB & Strategi Optimal Klaim

Detil

Mulai:
April 24 @ 2:00 am
End:
April 26 @ 11:00 am

Penyelenggara

ProQua Consulting
Telepon:
081329599189
Email
Situs Web:
proquaconsulting.com

Venue

Sala View Hotel
Jl. Slamet Riyadi No.450 Surakarta, Surakarta, Indonesia
+ Google Map
Telepon:
(0271) 718388
Butuh Bantuan? Chat Aja!