Workshop Penghitungan Unit Cost (UC) Rumah Sakit dengan Methode Clinical Cost Modeling (CCM) Casemix INA-CBGs

Memuat Events

« Semua Event

  • Event ini telah berlalu.

Workshop Penghitungan Unit Cost (UC) Rumah Sakit dengan Methode Clinical Cost Modeling (CCM) Casemix INA-CBGs

7 Desember 2017 @ 2:00 am - 9 Desember 2017 @ 12:00 pm

Literatur-literatur internasional menyebutkan bahwa proses analisis biaya dan penghitungan Clinical Cost menggunakan metode Step-Down Cost Acounting atau SDCA. Metode ini sesungguhnya merupakan salah satu metode penghitungan Unit Cost kelompok Top Down selain metode Simple Distribution, Multi Distribution dan yang paling populer adalah metode Double Distribution (DD).

Penghitungan Clinical Cost dikembangkan oleh United Nations University-International Institute of Global Health (UNU-IIGH) dan University Kebangsaan of Malaysia (UKM) dibawah pimpinan Prof. Syed Mohamed Al-Junid, MD., MSc., PhD, DSLHTM, FAMM dengan menggunakan sebuah tool yang disebut Clinical Cost Modeling (CCM). Metode inipun diadopsi oleh Indonesia ketika pertama kali menggunakan software UNU Grouper dari UNU-IIGH sehingga saat ini salah satu langkah penghitungan tarif paket CBGs di Indonesia atau INA-CBGs adalah melakukan proses penghitungan Clinical Cost dengan tool Clinical Cost Modeling (CCM).

Prinsip dasar penghitungan Clinical Cost adalah menghitungan biaya yang terdapat pada Unit Penunjang Umum (Overhead) dan Unit Penunjang Medik (Intermediate) dan membebankan seluruh biaya tersebut ke Unit Pelayanan Medik (Final). Metode pembebanan biaya (alokasi) biaya menggunakan metode Step-Down Cost Acounting (SDCA) dua tahap.

Pembebanan tahap pertama (alokasi pertama) dengan melakukan pembebanan biaya dari Unit Penunjang Umum (Overhead) ke Unit Penunjang Medik (Intermediate) dan Unit Pelayanan Medik (Final) sehingga biaya pada Unit Penunjang Umum (Overhead) menjadi NOL dan semua telah berpindah ke Unit Penunjang Medik (Intermdiate) dan Unit Pelayanan Medik (Final).

Pembenanan tahap kedua (alokasi kedua) adalah melakukan pembebanan biaya dari Unit Penunjang Medik (Intermediate) ke Unit Pelayanan Medik (Final) sehingga seluruh biaya yang berada pada Unit Penunjang Medik (Intermediate) menjadi NOL dan berpindah semua ke Unit Pelayanan Medik (Final).

Biaya yang berada pada Unit Pelayanan Medik (Final) ini kemudian dibagi dengan jumlah UTILISASI dan menghasilkan biaya satuan yang disebut dengan Clinical Cost (CC). Utilisasi Rawat Inap ditetapkan adalah Jumlah Hari Rawat, sedangkan utilisasi Rawat Jalan adalan Jumlah Kunjungan. Sehingga Clinical Cost akan dibedakan menjadi Clinical Cost Rawat Inap (RITL) dan Clinical Cost Rawat Jalan (RJTL).  Jika CC pada Rawat Inap adalah biaya Per Pasien Per Hari Rawatan, maka CC pada Rawat Jalan adalah Per Kunjungan.

Berdasarkan pada kenyataan diatas, maka dicoba mengembangkan metode penghitungan Unit Cost dengan memanfaatkan prinsip penghitungan Clinical Cost pada tool Clinical Cost Modeling (CCM). Metode yang dikembangkan dari hasil modifikasi CCM ini disebut dengan metode Clinical Cost Modified Indonesia atau CCMI. Pengembangan dan modifikasi ini dicoba pertama kali dengan menggunakan simulai tabel excel dan ketika sudah siap lalu dikembangkan menjadi sebuah aplikasi atau software berbasis Visual Basic Net (VB. Net) 2010 dan menggunakan database Microsoft Acces 2010.

Keuntungan menghitung Unit Cost dengan metode Clinical Cost Modified Indonesia (CCMI) ini adalah :

  1. Pembagian Pusat Biaya (Cost Centre), Dasar Alokasi dan Metode Alokasi yang menggunakan Step-Down Cost Acounting (SDCA) yang SAMA dengan yang digunakan oleh NCC Kemenkes dalam menghitung tarif INA CBGs.
  2. Menjadi solusi atas kelemahan data akuntansi biaya rumah sakit yang akan menggunakan metode ABC sehingga bisa menggantikan metode Hybrid yang selama ini dipergunakan. Metode SDC juga diakui lebih sederhana dibandingkan metode Double Distribution.
  3. Dapat melakukan perhitungan Unit Cost setiap tahun dengan menggunakan prinsip serta alur yang sama dengan sebuah aplikasi (tool) sehingga menghemat biaya perhitungan Unit Cost atau mendatangkan konsultan rumah sakit.

Memungkinkan RUMAH SAKIT MENGHITUNG TARIF CBGs SENDIRI dengan menghitung Clinical Cost dan memanfaatkan data CODING sehingga bisa menghitung tarif CBGs sendiri.

Download Undangan dan TOR Unit Cost ProQua

Workshop Penghitungan Unit Cost (UC) Rumah Sakit dengan Methode Clinical Cost Modeling (CCM) Casemix INA-CBGs

Kolom bertanda * wajib diisi.

Detil

Mulai:
7 Desember 2017 @ 2:00 am
End:
9 Desember 2017 @ 12:00 pm

Penyelenggara

ProQua Consulting
Telepon:
081329599189
Email
Situs Web:
proquaconsulting.com

Venue

Hotel Grand Mercure Yogyakarta
Jl. Laksda Adisucipto No.80 Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
+ Google Map
Telepon:
0274 - 924000
Butuh Bantuan? Chat Aja!